Skip to main content

3 Bahasa Pemrograman yang Populer di Kalangan Programmer

1. Java




Tidak hanya berfungsi untuk membuat aplikasi desktop, Java juga digunakan untuk membuat aplikasi mobile. Java merupakan bahasa pemrograman website yang paling populer tahun 2018. Persentase pencarian  sebesar 22.62 % dari total pencarian yang dilakukan pada Google.
Java merupakan dikembangkan pada tahun 1991. Sejak 23 Mei 1995 dirilis, Java langsung naik dan menjadi bahasa pemrograman favorit. Java memberikan nuansa baru dalam perkembangan teknologi informasi. Ditambah, pada saat itu Sun memberikan source code Java secara cuma-cuma melalui internet. Kekuatan open source membuat Java mudah berkembang dan dikenal oleh banyak pengembang. Oleh karena itu Java adalah salah satu bahasa pemrograman yang wajib dikuasai.
Hingga saat ini Java menjadi bahasa pemrograman yang hampir setiap pengembang mengetahui atau bahkan pernah menggunakannya. Selain digunakan sebagai bahasa pemrograman website, Java banyak dimanfaatkan untuk membuat aplikasi desktop maupun mobile.

Kelebihan Bahasa Java :
  • Sederhana dan ampuh, java menyediakan sarana untuk membuat program (applet) yang berjalan pada web browser. Programmer dapat menggunakan applet kecil yang aman, dinamik, lintas platform, aktif dan siap dijalankan di jaringan.
  • Aman, java dirancang dengan konsep keamanan internet.
  • Berorientasi objek, java tidak diturunkan bahasa pemrogaman manapun. Java memiliki keseimbangan yang menyediakan mekanisme peng-class-an sederhana dengan model antarmuka dinamik yang intuitif hanya jika diperlukan.
  • Kokoh, java membatasi programmer dengan memberi kunci supaya progamer dapat menemukan kesalahan lebih cepat saat mengembangkan program.
  • Interaktif, java dirancang untuk menciptakan program jaringan yang interaktif.
  • Netral terhadap berbagai arsitektur, java mampu berjalan dalam platform apapun seperti PC, UNIX, Macintosh, dll.
  • Terinterpretasi dan berkinerja tinggi, java melengkapi keajaiban lintas platform yang luar biasa dengan kompilasi ke dalam representasi langsung yang disebut java code byte yang dapat diterjemahkan oleh system apapun yang memiliki java interpreter dan java virtual machine.
  • Mudah dipelajari karena bersifat sederhana.
  • Mendukung koneksi ke database.
Kekurangan bahasa Java :
  • Java memiliki kecepatan yang kurang dari bahasa C ++.
  • Implementasi J2ME tidak global. Misalnya, J2ME untuk Motorola dengan J2ME untuk Sony Ericson tidak sama. Berbeda lagi J2ME untuk Nokia. Setiap produk selalu mempunyai modul tersendiri yang dinilai aneh penerapannya dan harus di-compile dengan modul yang berbeda-beda.
  • Java memakan banyak memori computer.
  • Program yang dibuat oleh bahasa ini lebih lambat disbanding program yang dibuat dengan bahasa lain seperti C atau C++.

2. Python




Python banyak digunakan oleh perusahaan besar dalam pengembangannya seperti NASA, Instragam, Google, Yahoo, Reddit, dan juga situs streaming video populer YouTube. Jika dikategorikan dalam tingkatan bahasa komputer, Pyhton tergolong ke dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi. Sama seperti Java, Phyton bisa  untuk membangun aplikasi dari website dan mobile.
Popularitas Python sebesar 22.05% dari total responden berdasarkan pencarian yang dilakukan pada Google Search dan cenderung meningkat. Jika dilihat dari pengguna Facebook, di Indonesia terdapat grup khusus membahas bahasa Python dan sudah lebih dari 23.000 akun yang bergabung.
Jika Anda baru memulai belajar tentang pemrograman, Python termasuk bahasa yang cukup mudah untuk dipelajari. Selain itu masih banyak kelebihnya seperti, sintaks yang digunakan cukup sederhana. Pemuatan kembali secara dinamis modul phyton seperti memodifikasi aplikasi tanpa menghentikannya.
Meskipun mempunyai banyak kelebihan, masih ada beberapa kekurangan Python yang mungkin akan sedikit menyulitkan, seperti beberapa penugasan terdapat diluar dari jangkauan python, seperti bahasa pemrograman dinamis lainnya, Python tidak secepat atau efisien sebagai statis, tidak seperti bahasa pemrograman kompilasi seperti bahasa C.

Kelebihan :
  • Tidak ada tahapan kompilasi dan penyambungan (link) sehingga kecepatan perubahan pada masa pembuatan system aplikasi meningkat.
  • Tidak ada deklarasi tipe sehingga program menjadi lebih sederhana, singkat, dan fleksible.
  • Manajemen memori otomatis yaitu kumpulan sampah memori sehingga dapat menghindari pencatatan kode.
  • Tipe data dan operasi tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan system aplikasi menggunakan tipe objek yang telah ada.
  • Pemrograman berorientasi objek.
  • Pelekatan dan perluasan dalam C.
  • Terdapat kelas, modul, eksepsi sehingga terdapat dukungan pemrograman skala besar secara modular.
  • Pemuatan dinamis modul C sehingga ekstensi menjadi sederhana dan berkas biner yang kecil
  • Pemuatan kembali secara dinamis modul phyton seperti memodifikasi aplikasi tanpa menghentikannya.
  • Model objek universal kelas Satu.
  • Konstruksi pada saat aplikasi berjalan.
  • Interaktif, dinamis dan alamiah.
  • Akses hingga informasi interpreter.
  • Portabilitas secara luas seperti pemrograman antar platform tanpa ports.
  • Kompilasi untuk portable kode byte sehingga kecepatan eksekusi bertambah dan melindungi kode sumber.
  • Antarmuka terpasang untuk pelayanan keluar seperti perangkat Bantu system, GUI, persistence, database, dll.
Kekurangan :
  • Beberapa penugasan terdapat diluar dari jangkauan python, seperti bahasa pemrograman dinamis lainnya, python tidak secepat atau efisien sebagai statis, tidak seperti bahasa pemrograman kompilasi seperti bahasa C.
  • Disebabkan python merupakan interpreter, python bukan merupakan perangkat bantu terbaik untuk pengantar komponen performa kritis.
  • Python tidak dapat digunakan sebagai dasar bahasa pemrograman implementasi untuk beberapa komponen, tetapi dapat bekerja dengan baik sebagai bagian depan skrip antarmuka untuk mereka.
  • Python memberikan efisiensi dan fleksibilitas tradeoff by dengan tidak memberikannya secara menyeluruh. Python menyediakan bahasa pemrograman optimasi untuk kegunaan, bersama dengan perangkat bantu yang dibutuhkan untuk diintegrasikan dengan bahasa pemrograman lainnya.


3. C++

Bahasa Pemrograman C++ adalah bahasa Pemrograman Komputer Tingkat Tinggi (High Level Language), tapi C++ juga dimungkinkan untuk menulis Bahasa Pemrograman Tinggkat Rendah (Low Level Language) di dalam pengkodingan.
karena C++ merupakan peluasan dari Bahasa Pemrograman C yang tergolong dalam Bahasa Pemrograman Tingat Menengah (Middle Level Language), yang berarti Bahasa Pemrograman C++ memiliki semua fitur dan kelebihan yang bahasa pemrograman C miliki, termasuk kelebihan Bahasa C yaitu kita dimungkinkan untuk menggunakan Bahasa Pemrograman Assembly di dalam pengkodingan C, dan juga menyediakan fasilitas untuk memanipulasi memori tingkat rendah

C++ adalah peluasan dan penyempurnaan dari bahasa pemrograman sebelumnya yaitu bahasa C, oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1980. Awal C++ mempunyai nama yaitu “C with Classes” dan berganti nama menjadi C++ pada tahun 1983. Bjarne Stroustrup membuat bahasa pemrograman C++ dengan tambahan fasilitas, yang sangat berguna pada tahun itu sampai sekarang, yaitu bahasa pemrograman yang mendukung OOP (Object Oriented Programming).
C++ dirancang sebagai bias terhadap sistem pemrograman dan embedded sistem, dengan mengutamakan kinerja, kecepatan, efisiensi dan fleksibilitas penggunaan. C++ telah dan sangat berguna dalam banyak hal, seperti pembuatan aplikasi desktop, server dan performance-critical (misalnya switch telepon dan pesawat luar angkasa).


Kelebihan :
  • Merupakan induk dari bahasa pemrograman perl, php, phyton, visual basic, gambas, java, C#.
  • Compiler bahasa C++ terdapat di semua platform.
  • Untuk pengembangan visual dijejali dengan platform yang sangat banyak seperti OWL, MFC, Cocoa, QT, GTK, dll.
  • Merupakan pemrograman berorientasi objek.
Kekurangan :
  • Bahasa ini cukup sulit untuk dipel;ajari dan dipahami.
  • Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai.
  • Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer.

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Flowmap Prosedur Pembayaran di Rumah Makan

Flowmap Pengertian Flowmap Flowmap adalah campuran peta dan flow chart,yang menunjukan pergerakan benda dari satu lokasi ke lokasi lain, seperti jumlah orang dalam migrasi, jumlah barang yang diperdagangkan, atau jumlah paket dalam jaringan. Flowmap menolong analisis dan programmer untuk memecahkan masalah ke dalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternaitf-alternatif lain dalam pengoprasian. Pedoman-pedoman dalam membuat FlowMap Bila seorang analis dan programmer akan membuat flowmap , ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, sepeti : Flowmap digambarkan dari halaman atas ke bawah dan kiri ke kanan. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat di mengerti oleh pembacanya. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus di tentukan secara jelas. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar. Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang di gambarkan harus di...

Perancangan Perangkat Lunak

Apa itu perancangan perangkat lunak?      Perancangan perangkat lunak adalah sebuah proses yang menghasilkan sebuah model atau representasi yang menampilkan ketegasan, komoditas, dan kemudahan untuk dipahami yang memenuhi kebutuhan kebutuhan perangkat lunak. Perancangan perangkat lunak juga merupakan tahapan transformasi analisis kebutuhanmenjadi bentuk yang dapat diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman. Prinsip Perangkat Lunak 1. Abstraction Bagaimana berfokus dalam memandang objek dan mengambil hal penting dari objek tersebut, misalnya: abstraksi prosedur, data, dan iterasi. 2. Coupling & Cohesion Coupling merupakan ukuran saling ketergantungan antara modul dalam program komputer, sedangkan cohesion merupakan ukuran kekuatan asosiasi unsur-unsur dalam modul 3. Decompositon & Modularization Penguraian PL yang besar menjadi modul – modul lebih kecil yang menggambarkan interaksi antar modul dan bertujuan untuk memberikan fungsi dan tangg...
Software Design Notations Notasi desain digunakan untuk mendeskripsikan tujuan suatu perangkat lunak yang digunakan dalam perancangan perangkat lunak. Notasi desain dikategorikan ke dalam notasi Structural Descriptions (Statis) dan Behavioral Descriptions (Dinamis). Kriteria Notasi Desain Dalam membuat notasi desain terdapat kriteria-kriteria yang harus dicapai untuk menjadi notasi desain yang baik, yaitu : o Automatic processing : memungkinkan desainer untuk memverifikasi kebenaran dan    kualitas desain o Modularity : notasi mendukung pengembangan perangkat lunak modular o Structure enforcement : memberlakukan penggunaan konstruksi pemrograman terstruktur o Ease of editing : mudah untuk melakukan modifikasi desain o Data representation : kemampuan untuk menggambarkan data local dan global secara    langsung o Maintainability : pemeliharaan konfigurasi o Logic verification : mampu melakukan verifikasi logika untuk meningkatkan kecukupan pengujian...